with zia mirza and abrar

at ACC Dayan Daood

Mirza and friends

at Joker Studio with 2 Palee

Remaja Dakwah Man Model Banda Aceh

In Man Model by Jajak

with zia me and abrar

Trio Bedenk

by Jajak

Tampilkan postingan dengan label Karya Tulis ilmiah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Karya Tulis ilmiah. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Mei 2013

Pemanfaatan Tanaman Pepaya Sebagai Obat Tradisional

Pemanfaatan Tanaman Pepaya Sebagai Obat Tradisional

A.    Pendahuluan
1. Latar Belakang Masalah
Pencernaan manusia sangat rentan terkena penyakit, karena di dalam pencernaan berkumpul makanan-makanan yang kita makan dan bisa saja terdapat bakteri jahat yang dapat merugikan tubuh, oleh karena itu karya tulis ilmiah ini berisi informasi tentang manfaat buah pepaya bagi kesehatan pencernaan yang mungkin bisa membantu mengatasi masalah pencernaan.
Selain mengatasi masalah pencernaan, pepaya juga bermanfaat mengatasi beberapa masalah penyakit lainnya.
Oleh karena itu saya tertarik untuk meneliti lebih jauh manfaat dan kegunaan dari tanaman pepaya sebagai obat tradisional.

2. Tujuan Penelitian
Berdasarkan uraian yang telah tersebut di atas, maka tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah:
-          Mengetahui bagian-bagian mana saja dari tanaman pepaya yang bisa dimanfaatkan sebagai obat tradisional
-          Mengetahui khasiat tanaman pepaya sebagai obat tradisional
-          Mengetahui cara pengolahan dan cara mengonsumsinya sebagai obat tradisional
3. Manfaat Penelitian
Sesuai dengan latar belakang masalah dan tujuan penelitian yang telah saya sebutkan diatas, maka diharapkan dapat memberikan manfaat terutama bagi saya sendiri sekaligus dapat memberikan informasi kepada masyarakat bahwa tanaman pepaya dapat dijadikan sebagai obat tradisional.

B.     Tinjauan Kepustakaan
Pepaya adalah sumber vitamin A dan C yang kaya. Getah dari pohon pepaya kaya akan “papain” , yaitu suatu enzim pencernaan yang merupakan obat yang bermanfaat. Pepaya juga kaya akan karoten yang baik untuk mata anda.
(Jerry D. Gray)

C.    Pengenalan Buah Pepaya
Pepaya merupakan tanaman buah berupa herba dari famili Caricaceae yang berasal dari Amerika Tengah dan Hindia Barat bahkan kawasan sekitar Mexico dan Costa Rica. Tanaman pepaya banyak ditanam orang, baik di daeah tropis maupun sub tropis. di daerah-daerah basah dan kering atau di daerah-daerah dataran dan pegunungan (sampai 1000 m dpl). Buah pepaya merupakan buah meja bermutu dan bergizi yang tinggi.

D.    Jenis tanaman
Ø  Pepaya Jantan
Pohon pepaya ini memiliki bunga majemuk yang bertangkai panjang dan bercabang-cabang. Bunga pertama terdapat pada pangkal tangkai. Ciri-ciri bunga jantan ialah putih/bakal buah yang rundimeter yang tidak berkepala, benang sari tersusun dengan sempurna.
Ø Pepaya Betina
Pepaya ini memiliki bunga majemuk artinya pada satu tangkai bunga terdapat beberapa bunga. Tangkai bunganya sangat pendek dan terdapat bunga betina kecil dan besar. Bunga yang besar akan menjadi buah. Memiliki bakal buah yang sempurna, tetapi tidak mempunyai benang sari, biasanya terus berbunga sepanjang tahun.
Ø  Pepaya Sempurna
Pepaya sempurna memiliki bunga yang sempurna susunannya, bakal buah dan benang sari dapat melakukan penyerbukan sendiri maka dapat ditanam sendirian. Terdapat 3 jenis pepaya sempurna :
a. Berbenang sari 5 dan bakal buah bulat
b. Berbenang sari 10 dan bakal buah lonjong
c. Berbenang sari 2-10 dan bakal buah mengkerut
E.  Manfaat Buah Pepaya Untuk Pengobatan
Ø  Kulit bernoda
Oleskan pepaya matang yang sudah diparut pada daerah yang bermasalah selama setengah jam sebelum mandi. Hal ini akan menghilangkan flek dan noda-noda lain di kulit dan menstimulasi kilauan yang alami.
Mengoleskan jus pepaya mentah segar pada jerawat membantu untuk menghilangkannya.
Ø  Kanker
Pepaya kaya akan vitamin C maka ia sangat efektif sebagai antioksidan. Pepaya juga mengandung folasin (dikenal juga sebagai asam folik) yang terbukti dapat meminimalisasi kanker jenis tertentu.
Ø  Diare
Mengonsumsi pepaya mentah yang sudah direbus akan menyembuhkan diare yang kronis.
Ø  Masalah menstruasi
Makan pepaya matang setiap hari membantu melancarkan dan merutinkan haid.
Ø  Perut bermasalah
a. Makan pepaya matang segar pada saat sarapan pagi. Hal ini akan menyembuhkan pencernaan , maag , keasaman , dan meningkatkan nafsu makan.
b. Daun pepaya kering yang telah ditumbuk menjadi serbuk, direndam dengan air selama satu malam, kemudian diminum pada pagi hari, berguna untuk menyembuhkan semua jenis sakit perut.
F. Metode penelitian
1. Tempat Penelitian
Penelitian dilakukan di Gampong Lambhuk, Kecamatan Ulee Kareng mulai tanggal 15 sampai 17 Maret 2013
2. Bahan dan Alat Penelitian
Bahan dan alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah buku panduan, buku tulis dan peralatan tulis.
    3. Metode
       a. Populasi
           Hampir seluruh masyarakat Gampong Lambhuk gemar mengonsumsi buah  pepaya yang sangat baik untuk pencernaan.
 b. Sampel
      Sampel yang diambil sebanyak 4 orang warga di Gampong Lambhuk. Kemudian mereka diajukan beberapa pertanyaan yang berbeda-beda. Pemilihan sampel dilakukan secara acak, untuk mengetahui manfaat dari tanaman pepaya.
 c. Metode Survei
         Tujuan dilakukan survei adalah untuk mengetahui apa-apa saja manfaat dari mengonsumsi buah pepaya dan juga bagian apa-apa saja dari tanaman pepaya yang dapat dijadikan obat tradisional. Setiap intisari yang telah di dapatkan bisa langsung dicatat.
d. Teknik Wawancara
     Wawancara dilakukan dengan masyarakat setempat untuk menggali informasi tentang manfaat apa saja dari buah pepaya yang dapat dijadikan sebagai obat tradisional. Selain itu, juga untuk mengetahui  bagaimana cara pengolahannya dan khasiatnya.
4. Pengumpulan Data
   Pengumpulan data dilakukan setelah lokasi penelitian ditetapkan, hasil survei dan wawancara dicatat. Dan informasi yang dicatat adalah bagian dari tumbuhan pepaya yang digunakan sebagai obat tradisional, khasiat, dan cara pengolahannya.

5. Pengolahan Data
   Data yang telah terkumpul ditabulasi, dicantumkan nama daerah, bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat tradisional, khasiat dan cara pengolahannya.
F. Hasil dan Pembahasan
      Berdasarkan metode penelitian yang dilakukan maka diperoleh hasil bahwa tanaman pepaya sangat berguna bagi kesehatan manusia. Pepaya dijadikan sebagai pengobatan secara alamiah, pepaya mampu mencegah dan mengurangi radikal bebas penyebab kanker, seperti kanker pankreas dan kolon, payudara dan kandungan kemih.
      Pepaya juga sangat baik bagi perokok karena kandungan kemih antioksidannya yang tinggi. Manfaat penting lainnya yaitu bermanfaat bagi kesuburan pria, karena kandungan vitamin C-nya yang sangat tinggi , memperkuat dinding kapiler saluran darah,memperbaharui sel darah putih , meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi peradangan , dan bermanfaat bagi kesehatan mata. Disamping itu juga tumbuhan pepaya bisa juga dijadikan sebagai bahan masakan yang lezat.
G. Kesimpulan
      Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
a. Bagian tumbuhan yang digunakan sebagai obat adalah daun, buah, biji , getah ( untuk obat sengatan binatang berbisa ). Bagian yang jarang digunakan adalah batang dan akar.
b. Cara mengolah tumbuhan ini sangat mudah yaitu buahnya bisa dimakan langsung atau di jus , sedangkan daunnya diolah secara tradisional yaitu dengan cara ditumbuk. Sedangkan bijinya digongseng terlebih dahulu baru ditumbuk/dihaluskan.








Jumat, 24 Mei 2013

Pengaruh Buruk Pemanasan Global Terhadap Kesehatan (Karya Tulis Ilmiah)


Karya Tulis Ilmiah
Pengaruh Buruk Pemanasan Global Terhadap Kesehatan
Disusun oleh:
Mirza
XI-IPA 3
Guru Pembimbing : Asmawati, S.Pd







Madrasah Aliyah Negeri Model Banda Aceh
2012/2013

DAFTAR ISI
DAFTAR ISI…………………..................................................
KATA PENGANTAR……………………...................................
BAB I  PENDAHULUAN…………………………………..............
            A. Latar Belakang Masalah………………………..............
            B. Pembatasan Masalah…………………………................
            C. Perumusan masalah………………………..................
            D. Tujuan Penelitian………………………………..............
            E. Manfaat Penelitian……………………..........................
BAB II TINJAUAN PUSTAKA………………………......................
BAB III METODE PENELITIAN…….........................................
            A. Obyek Penelitian……………………………...................
            B. Sumber Data…………………………………..................
            C. Teknik Penyediaan Data…………………........................
            D. Teknik Analisis Data……………………………..............
            E. Teknik Penyediaan Hasil Penelitian………………………...
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN…………………………
            A. Definisi Dan Dampak Pemanasan Global…………………
            B. Penyebab Pemanasan Global………………………….......
            C. Pengaruh Buruk Munculnya Penyakit Terhadap Kesehatan Manusia………………................................................................
            D. Pemahaman Manusia Tentang Pemanasan Global...
E. Cara Untuk Memperlambat Pemanasan Global ...
BAB V KESIMPULAN DAN SARAN…………………………
DAFTAR PUSTAKA…………………………………...................













KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat ALLAH SWT yang telah memberikan segala rahmat dan hidayahnya, saya dapat menyelesaikan  karya tulis ini dengan baik. Saya  menyadari bahwa karya tulis ini jauh dari kesempurnaan. Karya tulis ini mengulas tentang Pengaruh Buruk Pemanasan Global ( Global Warming) Terhadap Kesehatan.
Mudah-mudahan karya tulis ini dapat bermanfaat serta dapat memberi pengetahuan bagi pembaca. Pada kesempatan ini saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberi bantuan dalam penulisan karya tulis ini.


                        Banda Aceh, 25  April  2013
                                         

                                                                                       Penulis




BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Karya tulis dengan judul pengaruh buruk pemanasan global terhadap kesehatan ini adalah untuk mengetahui seberapa besar bahaya yang mengancam kesehatan manusia skibat pemanasan global. Menurut Badan Kesehatan Dunia berbagai penyakit yang timbul diindetifikasikan terkait dengan perubahan lingkungan yang drastis, kerusakan hutan, perusakan kota, pembukaan lahan untuk pertanian, pertambangan, serta kerusakan ekosistem. Dampak yang ditimbulkan oleh pemanasan global ada yang langsung terjadi dan ada yang tidak langsung terjadi. Sebagai negara tropis, Indonesia akan mudah mengalami peningkatan munculnya berbagai penyakit, dalam hal ini pemerintah perlu membuat perencanaan strategis yang bisa memberi pencegahan terhadap dampak pemanasan global dari aspek kesehatan manusia. Pemanasan global sebenarnya bisa dicegah semaksimal mungkin dimulai dengan mengurangi kebiasaan buruk kita yang dapat memperparah pemanasan global itu sendiri.Tetapi pada kenyataannya, hal yang seperti itu yang sulit untuk diwujudkan.Tetapi kita harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuk memperlambat pemanasan global, demi kita dan bumi kita.



B. Pembatasan Masalah
Adanya pembatasan masalah merupakan hal yang sangat penting dalam suatu penelitian.Adanya pembatasan masalah ini dapat membuat dan mempermudah dalam suatu penelitian. Selain itu masalah yang dibahas pun tidak terlalu luas ruang lingkupnya. Dengan demikian, penjabaran  masalah yang dilakukan secara sistematis dan terperinci. Mengingat kemampuan yang terbatas, maka masalah dalam penelitian ini dibatasi pada Pengaruh Buruk Pemanasan Global (Global Warming) Terhadap Kesehatan.
C. Perumusan Masalah
Dalam penelitian ini ada lima permasalahan yang ingin diungkapkan yaitu :
1. Apa definisi dan dampak dari pemanasan global?
2. Apa penyebab dari timbulnya pemanasan global?
3. Penyakit apa saja yang dapat ditimbulkan oleh pemanasan global?
4. Bagaiamana pemahaman manusia tentang pengaruh buruk pemanasan global terhadap kesehatan?
5. Bagaimana cara untuk memperlambat pemanasan global?
D. Tujuan Penelitian
Tujuan dalam suatu penelitian haruslah jelas mengingat penelitian harus mempunyai arah dan sasaran yang tepat. Adapun tujuan penelitian imi adalah :
1. Mendiskripsikan definisi dan dampak dari pemanasan global.
2. Mendeskripsikan penyebab timbulnya pemanasan global.
3. Mendeskripsikan macam-macam penyakit yang timbul akibat pemanasan global.
4. Mendeskripsikan pemahaman manusia tentang pengaruh buruk pemanasan global terhadap    kesehatan.
5. Mendeskripsikan cara memperlambat pemanasan global.
E. Manfaat Penelitian
Adapun manfaat-manfaat ayng dapat kita peroleh dari penelitian pengaruh buruk pemanasan global ini adalah :
1. Mengetahui secara jelas tentang definisi dan dampak pemanasan global.
2. Mengetahui penyebab terjadinya pemanasan global.
3. Mengetahui macam-macam penyakit yang timbul akibat pemanasan global.
4. Mengetahui pemahaman manusia tentang pengaruh buruk pemanasan global terhadap kesehatan.
5. Mengetahui cara memperlambat pemanasan global.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
Tinjauan pustaka bertujuan untuk mengetahui keaslian penelitian atau karya ilmiah.Pada dasarnya, suatu penelitian telah ada acuan yang mendasarinya, hal ini bertujuan sebagai tolak ukur untuk mengadakan suatu penelitian.Oleh karena itu perlu sekali meninjau penelitian yang sudah ada.
Dalam penelitian ini dibahas tentang pengaruh buruk pemanasan global (global warming) terhadap kesehatan.


BAB III
METODE PENELITIAN

A. Objek Penelitian
Objek penelitian ini adalah identifikasi dalam internet, sumber data tertulis yang berhubungan dengan penelitian ini dan pengetahuan dari penulis itu sendiri.
B. Sumber Data
Data dalam penelitian ini adalah data deskriptif yang berupa pernyataan kata-kata tertulis dan perilaku yang diamati. (Arikunto,1993:3)
Sumber data dalam penelitian ini penulis melakukan kajian pustaka, browsing internet dan pengetahuan dari penulis.
C. Teknik Penyediaan Data
Teknik penyediaan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Teknik yang menggunakan sumber-sumber tertulis untuk memperoleh data (Subroto,1992:42)
Data yang diperoleh berbentuk tulisan, maka harus dibaca, disimak dan hal-hal yang penting dicatat kemudian disimpulkan dan mempelajari sumber tertulis yang dapat dijadikan sebagai landasan teori dan acuan dalam hubungan objek yang akan diteliti.

D Teknik Analisis Data
Metode penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif yaitu metode yang mengkaji atau metode penelitian terhadap suatu masalah yang tidak didesain atau dirancang menggunakan prosedur statistik (Subroto,1992:5)
Setelah terkumpul pembahasan dilakukan dengan metode agih.  Metode agih adalah metode yang alat penentunya justru bagian dari unsur bahasa itu sendiri (Sudaryanto,1993:31)
E. Teknik Penyajian Hasil Penelitian
Penyajian analisis dalam penelitian ini menggunakan metode penyajian informal. Metode penyajian informal adalah perumusan dengan kata-kata biasa (Sudaryanto,1993:145)






BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. Definisi dan Dampak Pemanasan Global
Pemanasan global adalah peristiwa meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, laut dan permukaan bumi, akibat peningkatan gas rumah  kaca di atmosfer yang banyak disebabkan oleh aktifitas manusia. Sementara Intergovernmental Panel On Cliamt Change (IPPC) menjelaskan lebih lanjut bahwa akibat pemanasan global telah terjadi kenaikan suhu minimum dan maksimum bumi antara 0,5-1,5 derajat. Kenaikan suhu itu terjadi pada suhu minimum dan maksimum di siang hari maupun malam hari antara 0,5-2,0 derajat celcius atau temperatur rata-rata global telah meningkat sekitar 0,6 derajat celcius. Meningkatnya suhu global diperkirakan akan menimbulkan dampak atau pengaruh secara langsung maupun tidak langsung. Dampak atau pengaruh yang terjadi antaralain pergantian musim yang tidak dapat diprediksi, bencana alam, hilangnya gletser, punahnya berbagai jenis hewan, dan perubahan pada lingkungan seperti:
(1) Perubahan cuaca dan lautan, dapat berupa peningkatan temperatur secara global (panas) yang dapat mengakibatkan munculnya berbagai macam penyakit yang berhubungan dengan panas (heat stoke) dan kematian. Temperatur yang panas juga dapat menyebabkan gagal  panen sehingga akan muncul kelaparan dan malnutrisi. Perubahan cuaca  yang ekstrim dan peningkatan permukaan air laut dapat menyebabkan penyakit yang berhubungan dengan bencana alam. Timbulnya bencana alam ini biasanya disertai dengan perpindahan penduduk ketempat pengungsian dimana sering muncul penyakit.
(2) Pergeseran ekosistem dapat memberi dampak pada penyebaran penyakit melalui air (waterborne diseases) maupun penyebaran penyakit melalui vektor (vektor borne diseases)
(3) Degradasi lingkungan yang disebabkan oleh pencemaran limbah pada sungai juga kontribusi pada penyakit melalui air dan penyakit melalui vektor. Ditambah pula dengan polusi udara hasil emisi gas-gas pabrik yang tidak terkontrol selanjutnya akan berkontribusi pada penyakit.

B. Penyebab Pemanasan Global
1. Efek rumah kaca
Segala sumber yang terdapat dibumi berasal dari matahari. Sebagian energi tersebut dalam bentuk  radiasi gelombang  pendek, termasuk  cahaya tampak. Ketika energi ini mengenai permukaan bumi, ia  berubah dari cahaya menjadi energi menjadi panas yang menghangatkan bumi. permukaan bumi akan menyerap sebagian panas dan memantulkan lagi sisanya. Sebagian dari panas ini sebagai radiasi infra merah. Namun sebagian panas tetap terperangkap di atmosfer bumi akibat menumpuknya jumlah gas rumah kaca antara lain uap air, karbondioksida, dan metana yang menjadi perangkap gelombang radiasi ini. Gas-gas ini menyerap dan memantulkan kembali radiasi gelombang yang dipancarkan bumi dan akibatnya panas tersebut akan tersimpan di permukaan bumi. hal tersebut terjadi berulang-ulang dan mengakibatkan suhu rata-rata tahunan bumi terus meningkat. Gas-gas tersebut berfungsi sebagaimana kaca dalam rumah kaca. Dengan semakin meningkatnya konsentrasi gas-gas di atmosfer,semakin banyak panas yang  terperangkap dibawahnya.
2. Efek umpan balik
Efek-efek dari agen penyebab pemanasan global juga dipengaruhi oleh berbagai proses umpan balik yang dihasilkannya. Sebagai coontoh adalah penguapan air. Pada kasus pemanasan akibat bertambahnya gas-gas rumah kaca seperti CO2, pemanasan  pada awalnya akan menyebabkan lebih banyaknya air yang menguap ke atmosfer. Karena uap air itu sendiri merupakan gas rumah kaca, pemanasan akan terus berlanjut dan menambah jumlah uap air di udara hingga tercapainya suatu kesetimbangan konsentarsi uap air.   
3. Radiasi matahari
Terdapat hipotesa yang menyatakan bahwavariasi dari matahari dengan kemungkinan diperkuat oleh umpan balik dari awan dapat memberi kontribusi dalam pemanasan ini.Perbedaan antara mekanisme ini dengan pemanasan akibat efek rumah kaca adalah meningkatnya aktifitas matahari yang akan memanaskan statosfer sebaliknya efek rumah kaca akan mendinginkan statosfer.
C. Pengaruh Munculnya Penyakit Terhadap Kesehatan Manusia
Pemanasan global ini dikhawatirkan berdampak pada perubahan kondisi lingkungan yang akan menjadi media untuk munculnya berbagai penyakit. Hal ini juga akan meningkatkan penyebab penyakit sehingga bisa menurunkan kualitas kesehatan masyarakat.
Perubahan iklim berdampak bencana alam, seperti banjir yang menimbulkan masalah kesehatan.Peningkatan suhu bumi membuat jantung bekerja lebih keras mendinginkan badan dan meningkatkan kasus asma serta kanker kulit.Kenaikan suhu bumi juga bisa meningkatkan angka kasus penyakit dengan vektor nyamuk, seperti malaria, demam berdarah, chikungunya, japanes enchepalitis (radang otak), dan filariasis lantaran perubahan biomik nyamuk. Berdasarkan survei (WHO,1997) membuktikan angka  kematian yang disebabkan oleh malaria cukup tinggi, sebesar 1-3 juta pertahun, dan 80 persennya balita serta anak-anak. Kaum lanjut usia pun tidak luput  dari ancaman akibat perubahan iklim ini. Survei Kesehatan Rumah Tangga (SKRT) tahun 1995, diperkirakan 15 juta penduduk Indonesia menderita malaria dan 30 ribu diantaranya meninggal dunia (WHO,1996).
Gangguan yang lain ialah akibat kebakaran yang dapat menimbulkan gangguan pernafasan seperti asma, bronchitis, ISPA (Infeksi Saluran Pernafasan Akut), apalagi kebakaran hutan juga menghasilkan racun dioksin yang dapat menyebabkan kanker dan kemandulan. Kebakaran hutan juga menyebabkan kematian sebanyak 527 kasus (KLH,1998).
Perubahan iklim juga berdampak pada mewabahnya penyakit seperti diare dan leptospirosis yang biasanya muncul pasca banjir. Kemarau panjang juga berdampak pada timbulnya  krisis air bersih dan berdampak pada mewabahnya penyakit diare dan kulit.
Para ahli memperkirakan terdapat 35 jenis penyakit baru yang timbul akibat perubahan iklim, diantaranya ebola, flu burung, dan penyakit hewan yang dapat menular pada manusia. Penyakit yang paling rentan terjadi di Indonesia adalah penyakit degenerative dan penyakit menular, hal ini dapat cepat berkembang pada masyarakat yang kondisi gizinya kurang baik dan kondisi kesehatan lingkungan yang kurang memadai.
D. Pemahaman Manusia tentang Pengaruh Pemanasan Global
Aktifitas manusia membuat konsentrasi gas rumah kaca makin tinggi dan menyebabkan suhu permukaan bumi kian panas.Aktifitas manusia seperti menyalakan AC, kulkas, pembakaran, asap kendaraan, asap pabrik dan tempat pembuangan sampah, semua itu tidak terlepas dari gaya hidup manusia yang konsumtif, terutama masyarakat perkotaan. Gaya hidup komsumtif inilah yang banyak menguras sumber daya alam dan menghasilakan banyak CO2 yang dapat merusak lapisan ozon.
Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dengan hal-hal kecil yang bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan hidup itu sendiri harus selalu dilakukan. Proses kemandirian dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan memiliki nilai strategis dimana pemanasan global merupakan tanggung jawab bersama termasuk masyarakat.
E. Cara Untuk Memperlambat Pemanasan Global
·        Hindari menggunakan pesawat terbang untuk jarak kurang dari 500 km.
·        Tinggalkan mobil dirumah untuk jarak yang tidak terlalu jauh.
·        Gunakan kendaraan umum, kurangi polusi.
·        Panaskan mobil seperlunya.
·        Rawatlah sistem pengeluaran polusi kendaraan yang kita kendarai.
·        Matikan peralatan kantor saat malam hari dan saat libur.
·        Matikan monitor komputer saat istirahat.
·        Gunakan perangkat kantor hemat energi.
·        Hemat Jangan tinggalkan barang-barang elektronik dalam keadaan stand-by.
·        Mengurangi pemakaian AC, gunakan kipas angin.
·        Menanam pohon di sekitar rumah.
·        Tutup kran air dengan rapat.
·        Hemat air untuk mandi.
·        Gunakan mesin cuci jika hanya cucian banyak.
·        Panaskan air untuk minum seperlunya.
·        Gunakan lampu hemat energi.
·        Pasng pemanas bertenaga matahari di atap rumah.
Dalam memperlambat pemanasan global dapat pula melakukan 4R yaitu :
·        Reuse yaitu pemakaian kembali barang bekas.
·        Reduce yaitu pengurangan dalam pemakaian barang-barang non-organik atau organik.
·        Recycle yaitu menggunakan kembali barang-barang bekas menjadi produk baru.
·        Replant yaitu penanaman pohon.



BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
    
            Pemanasan global yang dapat dimaknai sebagai kejadian meningkatnya suhu rata-rata atmosfer, lautan, dan permukaan bumi.pemanasan global dapat disebabkan beberapa faktor yang banyak dilakukan oleh aktifitas manusia. Oleh sebab itu peran manusia dalam proses menghambat pemanasan global sangat diperlukan. Pemanasan global juga dapat menimbulkan berbagai macam penyakit, yang dapat mengancam kesehatan manusia.
     Sektor kesehatan harus menyiapkan langkah guna untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim dan pemanasan global karena kedua faktor tersebut mempengaruhi pola penyebaran dan penularan penyakit.Sebagian dapat ditekan melalui intervensi program kesehatan, tindakan terencana untuk memperkuat sistem kesehatan maupun promosi kesehatan guna melindungi dan meningkatkan kesehatan yang rentan di masa mendatang.

DAFTAR PUSTAKA

Ø Deddy, Andaka. Pengaruh Pemanasan Global Terhadap Kesehatan. (http//www.andaka.com.php, diakses tanggal 22 April 2013).
Ø Indra, yusuf.2009.Ubah Perilaku, Cegah global Warming.
Ø Kompas. 13 November 2007. Penyakit Meningkat Akibat Pemanasan Global.